Trik Memaksimalkan Pendapatan Melalui Blog

Keseruan Acara #KEBxProPS yang Dipandu Oleh Aji Sukma (Dok. Foto Ardian Kusuma)

Keseruan Acara #KEBxProPS yang Dipandu Oleh Aji Sukma (Dok. Foto Ardian Kusuma)

Sejujurnya tahun kemarin gairah ngeblog saya sedang berada di titik terendah. Penyebabnya terbilang cukup banyak, mulai dari hasrat nulis yang turun drastis, event blog yang terbilang sepi hingga kebawa arus ikutan lomba tapi hasilnya kurang bikin gembira, hahaha. Sungguh jauh dari esensi pertama kali ngeblog yang waktu itu selalu sukses bikin aku happy. Gimana enggak lho ya, waktu itu blog hanya dijadikan sebagai tempat naro curhatan aja, wkwk. Jadi selain bikin lega perasaan, habis ngeblog bawaannya happy aja^^

Nah, moment happy-happy inilah yang lagi aku mau bikin lagi di blog. Jatuhnya sih lebih ke lifestyle ala-ala aku gitu. Berhubung dua tahun ke belakang sudah jarang posting yang begituan, makanya target ngeblog tahun ini itu nggak jauh-jauh amat dari ngereceh lagi. Kepengennya sih nanti akan banyak postingan-postingan ringan yang berisi review produk, catatan perjalanan ataupun cerita keseharian yang patut untuk dibagikan.

Di tengah-tengah kegalauan ini, ndilalah banget Komunitas Emak Blogger ngadain acara #KEBelajar acara bertajuk “Langkah Jitu Memaksimalkan Pendapatan Iklan” bersama ProPS. FYI aja nih ya, ProPS merupakan singkatan dari PT. Promedia Punggawa Satu, yang tidak lain adalah salah satu google channel partner untuk membantu publisher seperti para bloger dalam memberikan solusi untuk peningkatkan peluang pendapatan melalui monetisasi content.

Acara #KEBxProPS yang digelar pada hari Sabtu, 16 Februari 2019 di Kunena Eatery ini tentu saja menarik perhatian saya. Dari judulnya aja sudah bikin penasaran. Pas tahu acara berfaedah ini free entry, langsung daftar dong akunya^^

#KEBxProPS Dimulai…..

Sesi Pembuka di Acara #KEBxProPS yang Dipandu Oleh Aji Sukma (Dok. Foto Ardian Kusuma)

Sesi Pembuka di Acara #KEBxProPS yang Dipandu Oleh Aji Sukma (Dok. Foto Ardian Kusuma)

Event #KEBxProPS kali ini dibuka dengan sesi perkenalan antara pembicara dan para peserta yang dilanjutkan dengan ISHOMA. Usai perut kenyang, juga pembukaan dari Mak Icoel aka Mbak Sumarti Saelan (Ketua KEB) dan Mak Ijul aka Mbak Indah Juli, akhirnya acara inti #KEBelajar pun dimulai. Acara yang dibagi menjadi dua sesi utama ini diawali dengan perkenalan ProPS yang diwakili oleh salah satu pendirinya yakni Mbak IIona Juwita.

Siang itu Mbak Illona mengutarakan beberapa cara yang dapat dilakukan bloger untuk memaksimalkan pendapatan iklannya, seperti melalui content marketing, sosial influencer, iklan, affiliate link hingga menjual produk digital kreasi pribadi seperti foto, video, ebook ataupun membuka kursus online sesuai keahlian masing-masing.

Sebagai bloger yang belum kece-kece amat (plus followernya masih segitu-gitu aja), memproduksi organic post dengan tema yang menarik seolah menjadi opsi paling rasional untuk dilakukan saat ini. Maklum saja, usia blog saya masih setahun, tentu masih banyak hal yang harus diperbaiki. Kalau sudah bisa rutin bikin organic post, harapannya sih bisa mengundang sponsored post yang sesuai dengan niche blog aku.

Baca juga:

Review Medpresso Coffe Garden, Kafe Rindang di Tengah Kota Jogja

Jelajah Rasa Di Helatan Akbar Jogja Halal Food EXPO 2019

Sejauh ini sih blog ini baru nyantel di ranah content marketing saja. Itu pun belum banyak-banyak amat. Porsi pendapatan terbesar masih dari menang lomba yang jumlahnya bisa dihitung dengan jari, wkwkwk. Sedikitnya jumlah pengunjung masih menjadi masalah utama di blog aku. Karena itulah organic post yang menarik dan terjadwal masih menjadi PR besar untuk blog ini.

Tentang Masalah-Masalah Monetisasi yang Banyak Dialami Para Bloger

Pemaparan Materi Oleh Mbak Ilona Juwita di Acara #KEBxProPS (Dok. Foto Ardian Kusuma)

Pemaparan Materi Oleh Mbak Ilona Juwita di Acara #KEBxProPS (Dok. Foto Ardian Kusuma)

Selain jumlah pengunjung yang masih sedikit, umumnya page latency (lambatnya blog saat dibuka) menjadi salah satu masalah yang mempengaruhi website performance para bloger tanah air. Page latency ini bisa disebabkan karena template yang kurang responsif, ukuran foto penunjang yang terlalu besar ataupun pemasangan plugin yang terlalu banyak. Yang punya blog, coba deh dibuka viagawai, lalu lihat apa yang terjadi, hehe.

Kalau baru mau dibuka saja sudah lemot, apa iya pembaca mau berlama-lama menunggu untuk sekedar membaca postingan kita? Kemungkinan besar sih jawabannya tidak. Sebagus-bagusnya ulasan di blog, kalau lemot ya siap-siap aja di-good-bye-in pengunjung. Karena itulah semakin mobile friendly akses masuk sebuah blog, logikanya akan semakin banyak pula potensi pengunjung yang akan datang, betah atau bahkan sengaja datang kembali untuk berkunjung ke rumah digital kita ini.

Kabar baiknya, tampilan blog www.retnoseptyorini.com terbilang cukup responsif sehingga tidak butuh waktu yang lama-lama amat lah buat akses blog via gawai. Sayangnya, postingannya saja yang masih kurang berisi, hoho (Iya, tauk, PR-nya masih banyak^^).

Ohiya, bagaimana dengan tampilan blog teman-teman? Apakah sudah dibuat responsif jika diakses via mobile? Semoga sudah ya. Soalnya saya masih menemukan blog dengan isi yang lumayan oke tapi nggak mobile friendly. Bahkan saya pernah juga lho mebuka website yang butuh waktu berpuluh detik untuk diakses. Kan, sayang.

Mbak Irul, Salah Satu Peserta Acara #KEBxProPS (Dok. Foto Ardian Kusuma)

Mbak Irul, Salah Satu Peserta Acara #KEBxProPS (Dok. Foto Ardian Kusuma)

Balik lagi ke cara memaksimalkan iklan dari blog, ternyata ada beberapa hot news yang baru tahu terkait monetisasi iklan ini. Ternyata ada lho yang secara finansial lebih menguntungkan dibanding Google Adsense. Namanya Google Ad Exchange. Yak, sekali lagi, namanya Google Ad Exchange^^

Perbedaan keduanya terletak pada sistem kerja yang digunakan. Kalau pada Google Adsense sang advertiser akan membayar setiap klik pada iklan di blog alias pay per click (CPC), pada Google Ad Exchange si advertiser ini akan membayar setiap iklan yang terlihat oleh pembaca alias pay per impression (CPM). Terlihat menggiurkan bukan? Eits, tapi tunggu dulu. Syarat untuk dapat akses Google Ad Exchange itu berat sodara-sodara! Pasalnya pemasangan Google Ad Exchange setidaknya membutuhkan 20 juta page view per bulan. Lalu pingsan. Haha!

Kabar baiknya, di acara #KEBxProPS ini juga dibocori beberapa trik untuk mengoptimalkan iklan dari blog. Berikut beberapa diantaranya:

Pertama, harus memastikan bahwa source of traffic berasal dari sumber yang berkualitas. Terkait hal ini, ada beberapa pantangan yang tidak boleh dilakukan seperti mengklik iklan di blog sendiri, melakukan kecurangan dengan klik iklan berulang dengan bantuan orang yang sama atau malah sengaja menjebak pengunjung blog untuk mengklik iklan di blog kita. Nah, kalau aku pribadi sih paling sebel yang terakhir. Modelnya kalau di klik via mobile, eh yang kena malah iklannya. Bikin ill feel euy!

Kedua, pilihlah lokasi iklan yang banyak menuai klik pembaca. Dimana hayoooo, ada yang tahu nggak nih? Yak betul! Masukkan iklannya di layar pertama yang terlihat via mobile, tentu dengan ukuran yang tidak mengganggu dan menjebak pembaca. Untuk jenis iklannya bisa disesuaikan dengan selera sih. Kalau masih bimbang plus bingung, bisa langsung kontak ProPS deh^^

Pemaparan Materi Oleh Mbak Carra di Acara #KEBxProPS (Dok. Foto Ardian Kusuma)

Pemaparan Materi Oleh Mbak Carra di Acara #KEBxProPS (Dok. Foto Ardian Kusuma)

Setelah berpusing-pusing ria ndengerin penjelasan rumit nan detail dari Mbak Ilona, langsung dilanjut dengan materi dari Mbak Carolina Ratri atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Mbak Carra. Dari sekian banyak kriteria artikel blog yang ciamik, ada satu hal yang perlu digaris bawahi, yakni jangan malas membuat pillar post.

Pillar post merupakan artikel yang berpotensi laris dikunjungi hingga beberapa tahun ke depan. Genrenya bisa macem-mecem banget sih, tinggal disesuaikan dengan niche blog diusung teman-teman. Kalau sudah nemu idenya, bisa langsung dieksekusi aja. Sebelum diunggah, pastikan sudah diberi judul, kata kunci juga deskripsi yang tepat.

Segini dulu tips kali ini. Semoga bermanfaat ya man-teman semua.

Salam hangat dari Jogja,

-Retno-

Retno Septyorini

Perkenalkan, nama saya Retno Septyorini, biasa dipanggil Retno. Saya seorang content creator dari Jogja. Suka cerita, makan & jalan-jalan. Kalau ke Jogja bisa kabar-kabar ya..

YOU MIGHT ALSO LIKE

No Comment

Leaver your comment

About Me

Wiloke

Retno Septyorini

Welcome to my creative blog │ Content creator @halomasin │Talk about figure, wastra, travel &culinary│ Happy living in Jogja

About Me