Review Bio Oil Dry Skin Gel: No More Dry Skin!

“Gatal yang muncul setiap kali kulit terasa kering perlahan terobati dengan gel ajaib ini”, begitu kira-kira kesan yang saya rasakan usai tiga pekan mencoba Bio Oil Dry Skin Gel. Tergiur kemasan travel pack yang ringan di harga plus ringkas dibawa kemana saja, review coba-coba saya kali ini tidak berakhir sia-sia. Balada kulit kering dan rasa gatal yang selama ini mengikuti perlahan mulai membaik berkat holy grail mungil yang satu ini.

Balada Kulit Kering dan Rasa Gatal yang Mengikutinya

Jalan-Jalan di Pantai Gunung Kidul (Dokumentasi Pribadi)

Jalan-Jalan di Pantai Gunung Kidul (Dokumentasi Pribadi)

Adakah diantara teman-teman yang merasa punya basic kulit kering tapi tetep hobi traveling? Atau malah ngalamin kulit jadi tambah kering tiap kali mandi ataupun cuci piring? Ndilalahe kok ya tiga-tiganya saya alami. Kalau rasa gatal akibat kulit kering sudah mampir di ujung jari, seringkali bikin saya jadi moody. Persis peribahasa “masalah sepele dadi gawe” alias masalah kecil tapi dampaknya besar. Harap maklum sodara-sodara, pekerja teks komersial macam saya ini moodnya wajib dijaga. Supaya ide kreatifnya bisa jalan biar tetap mendulang cuan. Ehm, yang nasibnya serupa mana suaranyaaa? Hehe

Awalnya saya merasa kulit di ujung jari, siku dan tumit jadi tambah kering karena pengaruh musim kemarau yang berkepanjangan. Maklum, belakangan ini Jogja panas banget euy! Saking panasnya suhu udara auto jadi bahan instastory di inner circle saya. Sayangnya, selain basic kulit saya yang kering, bukan musim panas saja lah yang menjadi penyebab kulit menjadi semakin kering. Saat hujan sudah satu dua kali menghampiri, balada keringnya kulit ini ternyata belum berhenti. Ditambah lagi mandi dan cuci-cuci menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari yang belum dapat diwakilkan, hehe. Jadilah kian hari beberapa bagian kulit jadi tambah kering.

Selama ini saya merasa perawatan yang saya lakukan baru berfokus pada muka saja, utamanya membasmi komedo yang kerap muncul di T area. Untuk perawatan kulit an tumit saya masih mengandalkan body lotion. Sayangnya, saat gatal sering melanda (utamanya di ujung jemari tangan), manfaat body lotion yang saya gunakan belum sesuai harapan. Merasa belum puas dengan hal ini, saya tengoklah isi dompet buat lihat masih ada budget berapa buat coba-coba produk di luar sana. Harap maklum ya netizen. Sebagai anak milenial yang ngakunya mulai melek finansial, saya agak ketat kalau berurusan dengan masalah perduitan, termasuk buat budget skincare-an.

Bio Oil Dry Skin Gel (Dokumentasi Pribadi)

Bio Oil Dry Skin Gel (Dokumentasi Pribadi)

“Kabar baik”, batin saya dalam hati. Bulan ini masih ada anggaran 100K yang bisa dipakai untuk ngedandanin kulit biar balik happy lagi. Dengan prinsip jeli kepo sana-sini, ketemulah saya dengan beberapa review menarik produk barunya Bio Oil. Namanya Bio Oil Dry Skin Gel alias Bio Oil Gel Kulit Kering. Mungkin ini kali ya yang namanya pucuk dicinta ulam pun tiba. Waktu butuh review si produk baru, eh, kok ya langsung nemu instastory beberapa beauty enthusiast panutan saya di dunia skincare-an yang cerita berbagai keunggulan gel kulit kering ini.

Karena reviewnya dalam bentuk video, before and after pemakaiannya pun langsung terpampang nyata dari layar handphone saya. Melihat review yang nggak “kaleng-kaleng”, ditambah track record produk pendahulunya yang oke punya plus pernah baca review dari temen sendiri, makin mantap lah saya buat …….

Kepoin harga tentunya, hehe. Di akhir tahun yang dihinggapi isu resesi ini bikin saya makin rapi bikin laporan keuangan. Karena itulah sesuka apa pun saya sama suatu produk, kalau anggarannya tidak memungkinkan ya nggak akan saya paksakan. Pokoknya tidak akan ada dana darurat yang ditarik untuk sekedar memenuhi hasrat skincare-an. Kalau pun masih perlu waktu, ya tunggu sampai duitnya terkumpul dulu.

Berawal dari kepo, akhirnya ketemu juga saya sama @biooilidn. Official Instagram Bio Oil Indonesia. Meski baru dilaunching dua bulan lalu, namun dry skin gel ini ternyata sudah tersedia di berbagai marketplace offline maupun online. Kalau lebih suka jajan kosmetik sembari jalan-jalan, teman-teman bisa membelinya di Indomaret, Guardian, Watson, Natural Farm, Century, Boston, Kimia Farma, AEON, Dan+Dan, Mother Care, Grand Luck, Yogya ataupun ke berbagai apotek terkemuka lainnya.

Bio Oil Dry Skin Gel Terdaftar BPOM (Dokumentasi Pribadi)

Bio Oil Dry Skin Gel Terdaftar BPOM (Dokumentasi Pribadi)

Sebagai anak milenial yang memegang prinsip anti ribet-ribet club, tentu saya memilih untuk beli via online dong. Ibarat kata tinggal klik, klik, klik sambil selonjoran, transfer, beres. Buat teman-teman yang lebih suka jajan skincare via online seperti saya bisa langsung meluncur ke Sociolla, Shopee, Lazada, JD.ID, Blibli, Mataharimall atau ke PerfectBeauty.id. Saat tahu #BioOilDrySkinGel ada di Sociolla, langsung dong saya cari tahu berapa harganya. Dalam beberapa kali klik, ketemulah harga si gel kering ini.

“Yes, masuk budget”, batin saya tatkala melihat harga Bio Oil Dry Skin Gel di Sociolla yang dibanderol mulai dari 75K hingga 220K saja. Harga yang ada tergantung ukuran produk yang tersedia. Untuk ukuran 50 ml harganya 75 ribu, ukuran 100 ml di harga 130 ribu dan ukuran 200 ml dibanderol dengan harga 220K. Karena masuk anggaran, langsung saya klik lah itu tombol beli di ikon Bio Oil Dry Skin Gel berukuran paling kecil alias kemasan 50 ml.

Bak pucuk dicinta ulam pun tiba (part 2), waktu mau dibeli kok ya ngepasi ada diskon 5% plus free ongkir. Sudah dapat potongan harga, eh, masih bisa menghemat 22K juga. Maklum, kirimnya dari Jakarta ke Jogja. Lumayan banget lah menjelang akhir bulan bisa dapat promo beginian. Senang rasanya bisa bawa pulang produk idaman dengan harga yang tidak meresahkan. Berbekal Rp 71.250, saja, sejak tiga pekan yang lalu akhirnya saya bisa mencicipi manfaat Bio Oil Gel Kulit Kering ini. Tak disangka-sangka, saya jatuh cinta sejak pemakaian pertama.

Coba Bio Oil Gel Kulit Kering: I try it, I fell it and I love it!

Tekstur Bio Oil Dry Skin Gel (Dokumentasi Pribadi)

Tekstur Bio Oil Dry Skin Gel (Dokumentasi Pribadi)

Sebenarnya saya cukup kaget saat membuka paket berisi Bio Oil Dry Skin Gel ini. Penyebabnya tidak lain karena si mungil ini datang tanpa tambahan kemasan berupa kardus ataupun plastik. “Wah, diam-diam go green”, batin saya dalam hati. Cucmey lah! Maklum, setahun ke belakang aku mulai mengurangi konsumsi plastik. Jadi senang kalau kedapatan beli produk dengan visi serupa. Berikut review aku terkait Bio Oil Dry Skin Gel usai tiga minggu pemakaian. Dimulai dari packagingnya dulu ya.

Produk baru Bio Oil ini dikemas dalam jar plastik bertutup flip top lengkap dengan seal yang kokoh. Saking kuatnya seal Bio Oil Dry Skin Gel, saya harus pakai pisau untuk membukanya. Saat seal berhasil dibuka, ternyata tutup flip topnya juga tahan banting. Dengan kemasan plastik yang kokoh, produk ini tidak mudah pecah meski jatuh dari ketinggian. Saya pernah membuktikannya.

Berawal dari panasnya cuaca Jogja beberapa waktu terakhir, saya berinisiatif untuk menyimpan semua produk skincare saya di pintu kulkas. Supaya kualitas komposisinya tetap terjaga plus ada sensasi dingin saat diaplikasikan ke kulit. Saat saya lupa memasukkan ke almari pendingin (waktu itu ditaro di atas kulkas), tersenggol lah si gel mungil ini oleh gagang pel yang saya sedang angkat untuk dicuci di kamar mandi.

Brak!”. Gel kulit kering favorit saya ini jatuh dari atas kulkas. Karena jatuh dari ketinggian, saya kira tutup jarnya akan terbuka. Bayangan ambyar tersebut ternyata tidak terbukti tatkala mendapati tutup jar gel yang masih rapat dengan kemasan produk yang tidak rusak sedikit pun. Mantul! Cocok banget dibawa saat kemana saja!

Ringkasnya Bio Oil Dry SKin Gel Kemasan Travel Pack 50 ml

Ringkasnya Bio Oil Dry SKin Gel Kemasan Travel Pack 50 ml

Menawarkan kemasan travel pack 50 ml, kemasan mungil produk baru Bio Oil ini ternyata masuk di tas kamera saya. Karena kerjaan saya banyak liputan di lapangan, auto dibawa kemana-mana lah si gel mungil yang satu ini. Dengan mengantongi ijin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), makin yakinlah saya dengan keamanan  berbagai komposisi yang terdapat pada Bio Oil Dry Skin Gel.

Karena datangnya ngepasi waktu habis mandi, langsung dong aku cobain mulai dari tangan, muka, siku dan tumit. Sesuai info yang tertera di kemasan, aku nyobainnya dikit-dikit dulu. Kandungan 87% minyak, 10% humektan dan 3% air membuatnya auto lumer saat dioles ke kulit. Teksturnya yang lembut memudahkan proses penyerapan ke dalam pori-pori.

Dengan komposisi terbesar berupa minyak, selain menimbulkan efek yang hangat saat diusap ke kulit, berbagai komponen yang ada di dalam gel juga tidak mudah menguap. Ditambah lagi ada kandungan humektan yang mampu menjaga kelembapan kulit kita. Pemakaian seuprit saja sudah sukses bikin kulit jadi lembab dan kenyal. Udah gitu kelembapannya tahan lama pula. Pakai di siang hari bisa tahan sampai sore. Pun saat dipakai malam hari, paginya kulit tetap terhidrasi.

Before & After Pemakaian Bio Oil Gel Kulit Kering

Before & After Pemakaian Bio Oil Gel Kulit Kering

Selain menimbulkan sensasi hangat dan lembab saat diratakan ke kulit, gel ini tidak menimbulkan rasa lengket. Aroma gel yang diformulasikan untuk kulit kering ini terbilang lembut sehingga tidak menimbulkan bau yang menyengat usai dipakai. Kini setiap kali habis mandi ataupun merampungkan cuci-cuci, saya selalu memakai gel Bio Oil Dry Skin Gel di ujung jari tangan dan kaki, siku dan tumit. Kabar baiknya, rasa gatal yang dulu kerap menghampiri jemari usai cuci piring perlahan menghilang. Tumit yang kering kerontang pun kini kelembapannya tetap terjaga. Bye-bye tumit pecah-pecah aku!

Kalau cuaca sedang panas-panasnya, saya suka menggunakan dry skin gel ini di sepanjang tangan maupun kaki. Lantas bagaimana saat diaplikasikan pada muka? Kalau saya sih cocok-cocok saja. Sewaktu dipakaein make up jadi lebih nempel. Namun karena masalah kulit kering saya cenderung di ujung jari, siku dan tumit, juga kulit tangan dan kaki, saya lebih banyak memakai gel ini di luar muka. Hasilnya, kulit tetap terhidrasi meski cuaca panas masih kerap mengiringi. Istilahnya pakai #BioOilGelKulitKering memang terbukti bikin #NoMoreDrySkin Berbekal aneka rupa manfaat yang saya rasakan, saya sering menyebut Bio Oil Dry Skin Gel sebagai “gel ajaib”.

Dengan harga yang relatif murah, manfaat Bio Oil Dry Skin Gel terbilang melimpah. “Holy grail banget ini!”. Yakin nggak mau nyobain?

 

Salam hangat dari Jogja,

-Retno-

Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Blog yang diselenggarakan oleh Bio Oil dan Female daily.

Retno Septyorini

Perkenalkan, nama saya Retno Septyorini, biasa dipanggil Retno. Saya seorang content creator dari Jogja. Suka cerita, makan & jalan-jalan. Kalau ke Jogja bisa kabar-kabar ya..

YOU MIGHT ALSO LIKE

No Comment

Leaver your comment

About Me

Wiloke

Retno Septyorini

Welcome to my creative blog │ Content creator @halomasin │Talk about figure, wastra, travel &culinary│ Happy living in Jogja

About Me